DALAM 10 hari terakhir Ramadan seperti saat ini umat muslim biasanya mulai meningkatkan frekuensi dan intensitas ibadah mereka. Pada hari-hari itu, mereka kian memperbanyak salat malam, berlama-lama dalam berdoa, dan berusaha sesering mungkin mengkhatamkan Alquran.
Mereka melakukan semua itu dengan tujuan utama mendapatkan kebaikan perenial Lailatul Qadar; malam yang nilai kebaikannya tidak tertandingi oleh malam dan hari-hari lain. Dalam hadis Nabi dinyatakan, siapa saja yang memeriahkan malam tersebut niscaya segala dosanya di masa-masa sebelumnya akan terampuni. Bahkan, hadis lain menyebutkan, orang yang dapat meraih rahmat Allah pada malam al-Qadar, dia akan menerima suatu kebahagiaan yang akan membuatnya tidak akan pernah menderita lagi. Wajar sekali jika umat Islam berusaha berburu malam al-Qadar dengan melaknasakan ibadah ritual sebanyak mungkin.
(lagi…)