September 2009


Dahulu kala…
Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.
Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak.Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.

Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.

(lagi…)

Jika hati tidak lagi merasa sedih dan gelisah karena dosa, yakinlah ia telah rusak sebagaimana rumah yang runtuh karena tidak dihuni lagi
(Malik bin Dinar)

Siapa yang merasa senang dengan pujian orang terhadap dirinya, berarti ia telah mengijinkan setan masuk ke dalam perutnya
(Ibnu Atha’ilah)

(lagi…)

DALAM 10 hari terakhir Ramadan seperti saat ini umat muslim biasanya mulai meningkatkan frekuensi dan intensitas ibadah mere­ka. Pada hari-hari itu, mere­ka kian mem­perbanyak salat ma­lam, berlama-lama dalam berdoa, dan berusaha sesering mungkin mengkhatamkan Alquran.

Mereka melakukan se­mua itu dengan tujuan uta­ma mendapatkan ke­baikan perenial Lailatul Qadar; malam yang nilai ke­baikannya tidak tertandingi oleh malam dan hari-hari lain. Dalam hadis Nabi dinyatakan, siapa saja yang memeriahkan malam tersebut nisca­ya segala dosanya di masa-masa sebelumnya akan terampuni. Bahkan, hadis lain menyebutkan, orang yang dapat meraih rahmat Allah pada malam al-Qadar, dia akan menerima suatu kebahagiaan yang akan membuatnya tidak akan pernah menderita lagi. Wajar sekali jika umat Islam berusaha berburu malam al-Qadar dengan melaknasakan ibadah ritual sebanyak mungkin.

(lagi…)